Chapter 125: Be moderate

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ غَزِيَّةَ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ سَعِيدٍ الأَنْصَارِيِّ، عَنْ أَبِي حُمَيْدٍ السَّاعِدِيِّ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ صلى الله عليه وسلم ـ ‏

“‏ أَجْمِلُوا فِي طَلَبِ الدُّنْيَا فَإِنَّ كُلاًّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ ‏”‏ ‏.‏”

It was narrated from Abu Humaid As-Sa’idi that the Messenger of Allah (ﷺ) said:
“Be moderate in seeking worldly things, for everyone will be facilitated for which he was created.”

Grade : Sahih (Darussalam)
English reference : Vol. 3, Book 12, Hadith 2142
Arabic reference : Book 12, Hadith 2225

A powerful quote I wish to share with all of you, said by the most influential man in history.

A quote I surely treasure and keeping by heart stating the nature of our existence in this world.

A call against greediness,

A declaration of each individual having purpose, worthy of significant contributions to the world,

An illustration of differences is merely to complete each other,

A big jigsaw puzzle consist of everyone contribute in harmony.

Advertisements

Chapter 124: Solat Sunat Tasbih

Solat Sunat Tasbih merupakan salah satu sunat nawafil (tambahan) untuk kita amalkan harian, mingguan, bulanan, tahunan atau sekali seumur hidup berdasarkan saranan dari hadith sahih dibawah:

“Wahai paman, maukah jika aku memberimu hadiah, maukah jika aku memberikan manfaat kepadamu, maukah jika aku menyambung silaturahmi kepadamu?” ia menjawab, “Tentu, ya Rasulullah. ” Beliau bersabda: “Shalatlah empat raka’at, di setiap raka’at engkau membaca Fatihatul kitab (surat Al Fatihah) dan satu surat. Apabila selesai membaca, maka ucapkanlah; “SUBHAANALLAHU WAL HAMDULILLAH WA LAA ILAAHA ILLA ALLAHU WALLAHU AKBAR (Maha Suci Allah dan Segala Puji bagi Allah, tidak ada Tuhan Yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar) sebanyak lima belas kali sebelum rukuk. Kemudian rukuk dan ucapkanlah bacaan itu lagi sepuluh kali. Kemudian angkatlah kepalamu dan ucapkanlah lagi sepuluh kali, kemudian sujud dan ucapkanlah lagi sepuluh kali, kemudian angkatlah kepalamu dan ucapkanlah lagi sepuluh kali, kemudian sujud dan ucapkanlah lagi sepuluh kali, kemudian angkatlah kepalamu dan ucapkanlah lagi sepuluh kali sebelum engkau bangun. Semua itu genap berjumlah tujuh puluh lima dalam setiap raka’at, dan berjumlah tiga ratus dalam empat raka’at. Sekiranya dosa-dosamu seperti pasir yang menggunung, Allah akan mengampuninya. ” Abbas berkata, “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan orang yang tidak mampu mengucapkan itu dalam sehari?” Beliau bersabda: “Lakukanlah sekali dalam seminggu, jika tidak mampu maka lakukanlah sekali dalam sebulan, ” hingga beliau bersabda: “Maka Lakukanlah sekali dalam setahun. ” (HR. Ibnu Majah: 1376) – http://hadits.in/ibnumajah/1376

Chapter 123: Restarting

Returning to a house after 5 years it was left untouched, literally housekeeping the blog posts…100+ of them since 2008…assigning them to proper chapters again…chapters of thoughts I had in life.

Not bad at all and somewhat satisfying to see it glam again.

Giving it a new theme, new font and colors.

Good to go for yet another restart…been 5 years after all…keep on writing and pouring thoughts.

Been through a lot in life over the years, experiences gained, all ups and downs, plenty to share.

Bismillah…

Chapter 122: No title

”Whatever in life that Allah throws at us…not much choice we have…go for it with patience and faith…learn lessons from them…knowing He always there behind you to support you whenever and wherever you are…there must be something good behind them for us yet to find out…”

Sorry for the person whom I thought was helping…yet become otherwise…
Learnt how to accept gifts…
Learnt the sweetness of brotherhood…
Learnt the importance of prudent decisions…
Learnt not to loose hope…
Learnt to istighfar for bad things that happens maybe a way for Allah to erase your sins in the past…

Perhaps all this are how Allah prepares a person who are about to uphold a bigger resposibility…

I dont know for sure why do they happen…stay positive and thinking good are the way forward.

Indeed from You I came…o Allah…unto You back shall I return…

Chapter 121: Engkau Beriman?

“Engkau beriman? Apa benar seperti yang engkau katakan? Tunjukkan! Buktikan! Mana dia? Aku ingin melihatnya!”

Bekerja untuk Allah itu mudah disebut namun sangat sukar untuk dibenarkan.

Segalanya diminta pembuktian.

Sempit dada dan menitis air mata mengendong amanah yang telah diberikan demi mengimpikan redhaNya.

Apakah ada cara lain? Tidak ada…ini sahaja jalannya. Ikuti dengan sabar, atau hadapi kemurkaanNya yang tiada batas.

Khuatir dengan terlalu banyak senyuman yang terukir, gelak ketawa penuh gembira kerana silap menyangka, amanah sudah siap dilaksana.

Ternyata ia hanya sederhana, jauh lagi mencapai makna tetapan Sang Maha Raja yang menginginkan kebaikan buat sekalian alam bersama itu juga manusia.

Tiada apa yg akan siap di dunia ini, melainkan kerja yg berterusan sehingga kita dipanggil menemuiNya, sering jua terlupa.

 

“Pedulikan yg ingkar… ! Pedulikan yang merendahkan! Pedulikan mereka! Kepada Aku yg engkau harus kau jawab nanti!

Hei engkau!

Aku?

Ya, engkau…

Engkau berimankan?

Maka gerakkanlah, buktikan imanmu seperti rakan seimanmu yang lain!

Di Palestin, Iraq, Afghanistan, Libya, Mesir, Somalia, Mindanao, dan serata dunia.

Sebar kebenaran ke serata! Di tempat kau berada kini…Di rumahmu! Ayah ibumu! Adik2 mu! Abang kakak mu! Sesiapa sahaja! Itu perintahku!

Nescaya lenyap kajahilan. Lenyap dari manusia takkan kembali. Kumpul kekuatan dengan rakan seimanmu. Ajak bersama, mereka yang rela sepertimu!

 

Letih?! Malas?! Tak larat!?

Engkau tu lemah! Lembik!

Engkau pasti jatuh!

Bangkit! Bersihkan dirimu!

Segar bugarkan tekadmu!

Sinsing lengan bajumu!

Pancang langkah, derap menghujam!

Kerana Aku sentiasa disisimu…melihat tingkah engkau. Mendengar, melihat dan menjawab tangis rintihanmu.

 

Ingat janjiku padamu…salam sayang dariku buat yang beriman dan cinta mati syahid keranaKu…

Syurga, dengan segala apa yg engkau inginkan!

Syurga, beserta redhaKu sekali!

Berehatlah engkau untuk selamanya di tebing Anhar-Anhar, diatas sofa empuk putih penuh nikmat.

Bayaran dariKu untuk keletihanmu bekerja untukKu”

 

Engkau beriman? Buktikan!

Chapter 120: Al-Hurriyyah

It just simply means, Freedom!

Gathered here with my family
…My neighbours and my friends
Standing firm together against oppression holding hands
It doesn’t matter where you’re from
Or if you’re young, old, women or man
We’re here for the same reason; we want to take back our land

Oh God thank you
For giving us the strength to hold on
And now we’re here together

Calling you for freedom, freedom

We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
We know you’re here with us

No more being prisoners in our homes
No more being afraid to talk
Our dream is just to be free, just to be free
Now when we’ve taking our first step
Towards a life of complete freedom
We can see our dream getting closer and closer, we’re almost there

Oh God thank you
For giving us the strength to hold on
And now we’re here together

Calling you for freedom, freedom

We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
We know you’re here with us

I can feel the pride in the air
And it makes me strong to see everyone
Standing together holding hands in unity
Shouting out load demanding their right for freedom
This is it and we’re not backing of
Oh God we know you hear our call

And we’re calling you for freedom, freedom
We know you can hear our call ooh
We’re calling for freedom, fighting for freedom
We know you won’t let us fall oh
We know you’re here with us

Chapter 119: Cetusan

Setelah akad dimeterai,

Terbuka sudah sebuah gedung,

Gedung ibadah dan pahala…

Saling menafkahi mengharap redha dan cinta Allahu Rabbi…

Air mata, gurau senda, gelak ketawa, senyum bercanda, peluh bekerja, musafir merata, tatapan demi tatapan…

Jelas ternyata di mata…mawaddah wa rahmah…

Bertambah syukur pada yang Maha Esa, Sang Pengurnia Cinta di hati manusia…

Terbayang kehidupan di Syurga, bersama redha yang Maha Esa…

Membakar semangat waja, jiwa merah membara, darah deras melaju…

Langkah juang terus dibina…bagi mencapai misi-misi hidup di dunia…

Semata-mata kerana Allah matlamatnya…

Mati Syahid di jalanNya…

Ya Allah, kuatkan ikatannya…berkati dan limpahi rahmatmu dengan ikatan suci ini buat keseluruhan keturunannya diinfaqkan darinya barisan zuriat-zuriat pejuang deenMu hingga saat akhir masa…di Hari Pertemuan Agung denganMu…redhailah ya Allah…

~MuNaji~